The Amazing Chinese Temples

Keagungan tradisi dan kebudayaan China yang tersebar ke seluruh dunia melalui tempat peribadatan. 

Bangsa China sejak dulu dikenal sebagai bangsa petualang yang komunitasnya menyebar ke seluruh dunia. Bukti yang paling jelas salah satunya adalah hampir di seluruh negara di dunia selalu ada Pecinan atau Chinatown, sebagai tempat tinggal sebagian besar warga China atau keturunan China, yang sekaligus juga menjadi tempat berdagang. 

Meski jutaan rakyatnya sudah sedemikian menyebar, namun jejak tradisi, kepercayaan dan budayanya selalu dipertahankan, salah satunya dengan dibangunnya kuil sebagai tempat peribadatan mereka yang umumnya menganut agama Budha atau Tao. Berikut ini adalah beberapa kuil yang dibangun oleh bangsa China di beberapa tempat di dunia, yang bisa menjadi tujuan wisata Anda berikutnya.

Man Mo Temple, Hong Kong

Bangunan ini merupakan tempat ibadah yang didirikan pada tahun 1847 sebagai penghormatan kepada Dewa Pendidikan (Man) dan Dewa Perang (Mo). Pada masa Imperialis China, kuil ini ramai dikunjungi oleh peziarah yang kebanyakan adalah pelajar yang ingin lulus dalam ujian berat yang diadakan pemerintah dalam seleksi pejabat pemerintahan, juga sebagai tempat untuk menyelesaikan masalah-masalah kerakyatan. Hingga kini, kuil ini pun masih didatangi banyak peziarah dan wisatawan dari seluruh dunia.

What to See

  • Patung Dewa Man dan Mo. Dewa Man diwujudkan dalam patung berjubah hijau dan membawa kuas di tangannya. Sementara Dewa Mo mengenakan jubah merah dan membawa pedang panjang.
  • Ruang Sembahyang. Ruang ibadah di Kuil Man Ho memiliki keunikan tersendiri, dengan adanya puluhan dupa berbentuk lonceng spiral yang digantung di seluruh ruangan. Konon, doa yang dipanjatkan akan lebih cepat terkabul karena bentuk dupa Anda menarik perhatian para Dewa.
  • Meramal Nasib. Bila Anda ingin mengetahui peruntungan Anda di masa depan, di sekitar kuil ini banyak peramal yang bisa Anda datangi. Peramal di tempat ini umumnya menggunakan tabung bambu yang berisi puluhan ‘tongkat ramalan’ yang bertuliskan nomor keberuntungan. Cara meramalnya adalah dengan menggoyang-goyangkan tabung, hingga salah satu tongkat jatuh ke tanah. Nomor yang tertera pada tongkat inilah yang akan menentukan nasib Anda di masa depan. Boleh percaya, boleh tidak.

Hsi Lai Temple, USA

Kuil ini adalah kuil Buddhist China yang dibangun di daerah pegunungan di Los Angeles, California, tepatnya di Hacienda Heights. Bangunan ini dinamakan ‘Hsi Lai’, yang secara filosofis artinya adalah ‘Buddha yang Agung Datang ke Barat’. Kuil ini mulai direncanakan untuk didirikan mulai pada tahun 1976 pada masa kepemimpinan Master Hsing Yun, namun baru benar-benar selesai pada tahun 1988. Hingga saat ini kuil Hsi Lai sering menjadi lokasi berbagai acara keagamaan yang penting bagi umat Buddha di Amerika, juga menjadi pusat penerjemahan dan percetakan buku-buku agama Buddha.

What to See           

  • Taman Arhat. Taman yang terletak di sisi kiri kuil ini sangat asri dengan berbagai tumbuhan dan bunga yang ditanam disekitarnya, dan memiliki 18 patung yang menggambarkan para murid Budha pada generasi awal.
  • Taman Avalokitesyara. Taman ini terletak di sebelah kanan kuil dan disebut juga sebagai ‘Taman Keselamatan’. Di taman ini terdapat empat patung dewa raja (Four Deva Kings of Heaven).  
  • Ruang Utama. Sebagai jantung dari seluruh aktivitas di kuil ini, ruang ini adalah ruang yang paling disucikan. Terdapat patung Sakyamuni Buddha, Amitabha Buddha, dan Bhaisajyaguru Buddha, juga ratusan ornamen bergambar Budha yang dipasang di seluruh dinding ruangan. Di luar ruangan ini, terdapat lonceng dan genderang besar yang biasanya dibunyikan pada saat sembahyang. Namun untuk menghormati penduduk sekitar, keduanya hanya dibunyikan pada saat perayaan tertentu.

Kofukuji Temple, Japan

Siapa sangka bahwa di Jepang terdapat sebuah bangunan kuil China? Terletak di Nagasaki, kuil Kofukuji berdiri sebagai kuil China pertama dan tertua di Jepang yang dibangun pada tahun 1620. Menurut sejarahnya, pada masa Dinasti Ming, kuil ini dibangun oleh para pedagang dan pelaut dari China yang sering singgah ke Nagasaki. Saat ini oleh pemerintah Jepang, bangunan ini dikukuhkan sebagai aset negara dengan nilai historis yang layak untuk dilestarikan.

What to See

  • Museum Nasional. Museum ini adalah salah satu ruang menarik dari kuil ini, karena menjadi tempat penyimpanan patung-patung dan berbagai karya seni asli dari abad ke 8. Patung Ashura merupakan salah satu harta paling berharga yang tersimpan di kuil ini, perwujudan salah satu dari delapan pelindung Budha dengan tiga wajah dan enam lengan.
  • Eastern Golden Hall. Di dalam ruangan ini terdapat patung kayu besar berwujud Yakushi Budha.
  • Central Golden Hall. Bangunan ini merupakan bangunan utama dari Kofukuji, namun hancur akibat kebakaran pada tahun 1717. Bangunan ini sedang dalam masa renovasi dan dijadwalkan akan selesai pada tahun 2018.
  • Hokuendo dan Nanendo. Keduanya merupakan dua bangunan bersegi delapan yang menjadi ciri khas dari kuil Kofukuji, terletak pada bagian utara dan selatan kuil. Kedua bangunan ini juga menyimpan beragam karya seni berharga, namun sayangnya hanya sesekali dibuka untuk umum.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *