High Tea

High Tea: Budaya dari Secangkir Teh

Tradisi masyarakat Inggris yang kini mulai menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban masa kini.

By IB

Masyarakat Inggris sudah lama memiliki tradisi minum teh di sore hari. Ternyata kebiasaan ini sekarang juga sudah mulai diminati oleh masyarakat urban kita, sebagai gaya hidup yang baru. Agar tidak salah kaprah dan tetap mengikuti pakem-pakem dari negeri asalnya, berikut ini adalah sejarah dan segala sesuatu yang menarik di balik tradisi minum teh ala masyarakat Inggris.

Sejarah High Tea

Menurut sejarahnya di abad ke 18 dan 19, kebiasaan minum teh bukanlah monopoli masyarakat kelas menengah ke atas saja; kaum pekerja dan kelas menengah ke bawah pun punya tradisi yang sama. Yang membedakannya adalah waktu penyajiannya, juga jenis teh dan makanannya, yang tentu disesuaikan dengan kondisi ekonomi masing-masing kelas, apalagi pada abad-abad tersebut teh masih dianggap sebagai minuman mahal.

“Jangan mengaduk teh kuat-kuat; lakukan perlahan, aduk dua-tiga kali searah jarum jam tanpa suara.”

Golongan pekerja umumnya baru tiba di rumah seusai bekerja pukul 6 sore; umumnya dalam kondisi lapar, sehingga saat minum teh mereka ingin hidangan yang lebih mengenyangkan. Biasanya yang disajikan bersama dengan teh adalah roti, hidangan sayuran, keju, dan hidangan daging. Variasi lainnya antara lain pie, kentang, juga biskuit. Inilah yang disebut ‘high tea’. Sementara untuk kaum bangsawan dan golongan menengah ke atas, karena waktu makan malam biasanya baru dimulai pukul 8 malam, minum teh menjadi selingan saja. Yang disajikan adalah kue-kue kecil, mini sandwich, shortbread, pastry, atau tartlets yang ringan. Inilah yang disebut dengan ‘afternoon tea’ atau ‘low tea’.

Selain dari sejarah itu, penjelasan yang paling memungkinkan untuk istilah ‘high tea’ adalah fakta bahwa semua orang menyantapnya di atas meja makan, sementara untuk ‘low tea’, makan dan minum dilakukan sambil duduk di sofa yang nyaman sambil bersosialisasi, biasanya dilayani oleh staf rumah tangga yang terus berkeliling sambil menawarkan aneka kue dan minuman tambahan. Makanan umumnya dihidangkan di atas meja yang lebih rendah.

Tapi dengan berjalannya waktu, akhirnya golongan menengah ke atas pun mengembangkan sendiri tradisi ‘high tea’ mereka, yaitu pada saat para pembantu  dan staf rumah tangga mereka tidak bertugas. High tea versi kelas menengah ke atas biasanya meliputi makanan-makanan yang bisa disiapkan sendiri dan mudah disantap, merupakan gabungan dari hidangan ‘low tea’ dan ‘traditional high tea’’, dengan beberapa penambahan menu yang lebih ‘berat’, seperti hidangan burung dara, veal (daging sapi muda), ikan salmon, dan buah-buahan.

Padu padan teh dan kue

Menurut aturan dari negeri asalnya, ada beberapa jenis teh yang cocok untuk disajikan saat high tea, di antaranya adalah:

  • Earl Grey Tea: Teh jenis ini adalah teh hitam yang paling dikenal di dunia, dengan cita rasa asam yang khas. Hidangan yang cocok dengan teh jenis ini misalnya scones, Madeline cakes, shortbread, juga lavender cookies.
  • Assam Black Tea: Teh hitam jenis ini adalah yang berasal dari daun teh yang tumbuh di daerah Assam, India. Banyak orang menyukai mencampur teh ini dengan sedikit susu dan gula. Makanan yang cocok untuk teh ini antara lain finger sandwich, quiche, juga cheddar herb scone.
  • Darjeeling Black Tea: Teh hitam ini adalah teh klasik untuk high tea, cocok untuk hidangan gurih maupun manis.  
  • Chamomile dan Mint Tea: Teh jenis ini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai herbal infusion, karena berasal dari bunga chamomile dan daun mint. Bagi mereka yang menghindari kafein, teh ini cocok untuk mendampingi hidangan manis, seperti scones, cokelat, dan manisan buah.
  • Smoked Black Tea: Russian Caravan/Lapsang Souchong: Teh jenis ini beraroma kuat, sehingga cocok dipadankan dengan makanan yang agak berat, misalnya sandwich salmon atau quiche.

Penuh etika

Sebagai negeri yang memegang teguh tata krama, saat minum teh pun siapa saja harus menjaga etika agar tidak dianggap ‘urakan’. Beberapa aturan saat menikmati high tea antara lain:

  • Memegang cangkir: Pegang handle cangkir dengan dua jari, dengan jari kelingking sedikit terangkat ke atas sebagai penyeimbang. Setelah selesai minum, letakkan cangkir di atas piring teh.
  • Menggunakan sendok teh: Jangan mengaduk teh kuat-kuat; lakukan perlahan, aduk dua-tiga kali searah jarum jam tanpa suara. Jangan biarkan sendok teh berada di dalam cangkir; setelah selesai mengaduk minuman, letakkan sendok teh di sisi cangkir atau berikan kepada pelayan.
  • Menghidangkan teh: Teh biasanya dihidangkan dengan susu dan irisan lemon. Tuangkan susu setelah Anda menuang teh ke dalam cangkir. Jangan campurkan susu dengan lemon karena protein susu akan menggumpal. Bila menggunakan teh celup, angkat kantong teh lalu letakkan di piring teh atau di tempat yang sudah disediakan. Jangan menggulung kantong teh atau memerasnya karena dianggap tidak sopan.
  • Saat minum teh: Teguk minuman Anda perlahan dan tanpa suara. Jangan minum teh untuk menelan makanan yang ada di dalam mulut; minum teh Anda sebelum mulai menyantap makanan.

Artikel pernah dimuat di Majalah Mandiri Prioritas Edisi Desember 2014.

19 thoughts on “High Tea”

  1. I’m extremely impressed together with your writing abilities as smartly as with the structure for your blog. Is that this a paid topic or did you modify it your self? Either way keep up the nice quality writing, it is rare to see a great blog like this one today..|

  2. As I web-site possessor I believe the content matter here is rattling fantastic , appreciate it for your hard work. You should keep it up forever! Best of luck.

  3. I think this is one of the most vital info for me. And i’m glad reading your article. But want to remark on some general things, The web site style is ideal, the articles is really nice : D. Good job, cheers|

  4. Pingback: where to buy hydroxychloroquine 200 mg

  5. Pingback: hydroxychloroquine use for covid19

  6. Pingback: sarcoptic mange hydroxychloroquine dosage

  7. Pingback: can i get hydroxychloroquine

  8. Pingback: tadalafil 20mg priligy 60mg

  9. Pingback: stromectol 700 mg

  10. Pingback: stromectol and antiparasitic potassium for uti

  11. Pingback: humans antimalaria for syphilis

  12. Pingback: stromectol for roundworm in males

  13. Pingback: sterapred capsule

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *